Rabu, 10 November 2010

hatiku ketika galau... curahan hati sesi 1

Ternyata kaya gini rasanya…menyayangi seseorang begitu besar…amat sangat sayang padanya. Tapi rasa itu tak semudah itu aku rasakan. Banyak penderitaan yang aku rasakan bersamanya. Banyak kebahagiaan yang aku dapatkan karena aku menyayanginya. Tapi, banyak juga rasa pedih yang aku rasakan ketika rasa sayangku padanya begitu besar.
Dia adalah orang yang aku sayang, dia adalah orang yang aku perhatikan, dan dia adalah orang yang telah memasuki hatiku, jauh ke dalam hati ini. Aku selalu bertanya, kenapa aku harus menyayanginya??? Kenapa harus dia orang yang aku sayang? Kenapa tuhan tidak memunculkan orang lebih pantas aku sayangi dan lebih mudah aku terima untuk menjadi seseorang yang dapat selalu berada di sampingku??? Orang yang dapat aku pertahankan..dan dapat aku kasihi sebesar yang aku mau… aku dan dia tak dapat bersatu.
Aku dan dia tak dapat menjalin hubungan yang lebih. Hubungan kami seperti lampu oranye, yang siap-siap akan berhenti tetapi juga masih berjalan dengan amat sangat hati-hati. Mau mundur tidak bisa, berhentipun tidak boleh. Dia membuat semua Nampak sulit. Apa aku tak pantas dapat seseorang yang lebih dari dirinya??? Apa dia adalah orang terbaik yang ada dalam hidupku??? Tidak. Aku yakin aka nada seseorang yang lebih baik dari dirinya. Seseorang yang tidak mempunyai masa lalu suram, dan amat sangat mencintaiku sepenuh hati… semoga memang benar ada seseorang seperti itu untukku diluar sana. Semoga angan-anganku tak sia-sia. Lalu sekarang, apa yang sebaiknya aku lakukan??? Saat ini aku masih amat sangat saying padanya. Aku harus bagaimana? Kenapa aku bisa begitu menyayanginya? Padahal aku tahu dia tak pantas mendapatkannya. Tapi dia pantas hidup lebih bahagia dari sekarang.
Aku ingin jadi seseorang yang berarti dalam hidupnya. Orang yang akan selalu dikenangnya sepanjang hidupnya. Tapi aku salah, semua yang aku lakukan tak mendapat respon yang baik darinya. Mungkin baginya aku hanya seorang pengganggu. Hanya seorang cewe bodoh yang memperhatikannya. Hanya seorang anak kecil yang terlalu manja dan berisik di depannya. Hanya seorang gadis yang baru tahu apa itu sayang, cinta dan fetis. Hanya seorang cewe tomboy yang sedang mencari pacar dalam hidupnya dan bertemu dengan orang yang salah karena sayang dengan lelaki tersebut.
Mungkin dia berpikir, seharusnya kamu bertemu dengan lelaki yang tidak mempunyai masa lalu yang buruk sepertinya. Lebih dewasa dan dapat mengerti kamu. Tapi aku tidak bisa. Rasa ini muncul begitu saja, amat sangat menyakitkan. Yang aku rasa ketika bersamamu: aku merasa nyaman, aku merasa tenang, aku merasa bahagia, aku merasa berarti, tapi aku juga merasa khawatir, aku merasa cemas, merasa takut, merasa bimbang, merasa merana, merasa kecewa, dan merasa kamu akan pergi dan menghilang suatu saat nanti.
Ketakutanku begitu besar sehingga aku terlalu bersikap egois padamu. Aku hanyalah anak kecil berumur 20tahun lebih 8bulan yang baru saja mengenal rasa sayang sedemikian hebatnya…karena, orang yang aku sayangi tidak bisa aku pertahankan, tidak bisa aku miliki, dan tidak bisa aku sayangi lagi karena dirinya sendiri. Padahal sebenarnya aku bisa memilikinya, aku bisa menjadi pacarnya bahkan menjadi istrinya, tapi ini lah jalan yang aku pilih.
Aku tidak bisa mas, maaf. Aku amat sangat menyayangimu, tapi maaf, aku tidak sanggup, aku tidak bisa. Jaga dirimu baik-baik mas. Hiduplah dengan baik. Kata itu tak sedangkal ucapannya, maknanya jauh lebih dalam dari kedengarannya. Itu adalah sebuah nasehat dari seorang ibu kepada anaknya yang sangat terkenal di legenda. Satu kalimat yang amat sangat bermakna, dan aku suka. Pesan itu aku berikan padamu untuk yang terakhir kalinya, karena aku sayang kamu. Semoga kamu mendapatkan wanita yang lebih baik dari aku, dan lebih menyayangi kamu, yang mencintai kamu sepenuh hatinya… amin.

curahan hati ini ditujukan pada si-lobster...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar